aku punya temen (anggap saja) namanya Widya. dia beberapa kali (tapi tidak selalu) pacaran dengan cowok yang usianya lebih muda alias brondong.
nah, kemaren dia cerita kalo dia punya pacar baru. Dan spontan temen-temen langsung nanya
"brondong lagi??"
hahahahha syok sih denger semua reaksinya sama, tapi ya lucu semuanya ngomong gitu (lol).
dan biasanya dilanjutkan reaksi semacam kenapa musti brondong sih? dan lagi? duh apa ya ga pernah belajar?
tapi terlalu egois dan picik ah, kalo menilai sebuah hubungan hanya dari usia.
kenapa brondong lagi?
ya kebetulan si brondong itu yang bisa membuat nyaman. ya terlepas dari dengan cara apa dan bagaimana dia bisa membuat nyaman. mungkin jiwa muda serunya si brondong bisa membuat hidup dia lebih berwarna dan lebih hidup. dia sendiri yang menjalani dan dia sendiri yang merasakan.
ga pernah belajar?
kenapa? karena pernah sakit dan menjalani hubungan yang entah kemana dengan brondong?
yang perlu dipelajari adalah bagaimana hubungannya, bukan dengan siapanya. klo dengan brondong yang ini ngrasanya lebih baik ya kenapa nggak?
kalo menjalani hubungan dengan pria yang lebih tua apa bakal menjamin mendapatkan hubungan yang lebih baik? sejak kapan cinta tidak menyakitkan? *jiah*
eh, btw aku nulis gini bukan bearti aku nyaranin buat pacaran sama brondong lho.
hanya saja, tolong hargai hubungan mereka. hargai pilihan yang telah mereka ambil meskipun pasangan mereka adalah seorang brondong.
